Putra Daerah Wajo Kembali Dipercaya Menjadi Ketua Prodi di Universitas Syekh Yusuf Al Makasaari Gowa
Kabar membanggakan kembali datang dari Kabupaten Wajo. Salah satu putra terbaik daerah kembali memperoleh kepercayaan untuk menduduki jabatan strategis di dunia akademik.
Ambo Uleng, S.E., M.M., putra asal Dusun Bakke-Bakke, Desa Temmabarang, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo, resmi kembali dilantik sebagai Ketua Program Studi Manajemen Universitas Syekh Yusuf Al Makasaari Gowa untuk periode 2025–2028 bersama pimpinan struktural lainnya di Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa.

Pelantikan tersebut dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2025 bertempat di Hotel Remcy, Kota Makassar. Pelantikan ini menjadi bentuk kepercayaan institusi atas dedikasi, kinerja, dan kontribusi Ambo Uleng dalam pengembangan program studi serta dunia pendidikan tinggi.

Ambo Uleng dikenal sebagai sosok akademisi yang memiliki rekam jejak pendidikan yang membanggakan. Ia merupakan alumni SDN 416 Temmabarang, SMPN 1 Penrang, serta SMAN 1 Majauleng/SMAN 2 Wajo. Pendidikan tinggi ditempuh di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, mulai dari jenjang S1 hingga S2. Bahkan, ia pernah meraih predikat alumni terbaik Pascasarjana Unismuh Makassar dengan capaian IPK sempurna 4.00 dan masa studi 1 tahun 11 bulan.
Ia pernah menjabat sebagai wakil ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Wajo (Hipermawa) Komisariat Kecamatan Penrang dan Pengurus Himpermawa Koperti Unismuh Makaasar dan berbagai lembaga lainya, tentunya pengalaman organisasi ini menjadi bekal penting dan dalam penguatan kepemimpinan dan pengelolaan organisasi yang diterapkan saat ini.
Dalam menjalankan perannya sebagai dosen, Ambo Uleng juga aktif melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Konsistensinya dalam dunia akademik kembali dibuktikan dengan diluncurkannya buku referensi terbaru yang dikolaborasikan bersama Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Makassar Dr. Edi Jusriadi, S.E., M.M.
Amanah yang kembali dipercayakan kepadanya ini menjadi sumber motivasi, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi generasi muda daerah. Prestasi ini membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan dan berkontribusi di tingkat nasional.
Kisah Ambo Uleng menjadi inspirasi bahwa putra daerah, meskipun berasal dari pelosok desa, tetap mampu bersaing dan menorehkan prestasi gemilang melalui kerja keras, konsistensi, dan dedikasi.
